RSS

GELAR PATTIMURA

Simbol-simbol dan istilah-istilah ataupun gelar-gelar yang sekarang dipakai di Maluku adalah simbol-simbol, istilah-istilah dan gelar-gelar dari pemerintahaan Kerajaan Nunusaku sampai pemerintahaan Kerajaan Sir yang pernah ada di bumi orang basudara ini. Semua simbol-simbol, istilah-istilah maupun gelar-gelar itu pun merupakan simbol-simbol, istilah-istilah dan gelar-gelar bagi bangsawan alifuru yang mempunyai jabatan tertinggi dan tinggi yang mengalami suatu kejadian besar, yang dipakai di Maluku hingga sekarang, bukan diambil dari kejadian seorang petani, nelayan ataupun dari rakyat jelata alifuru.

Seperti gelar Pattimura yang dipakai oleh orang Maluku sebagai gambaran seorang kesatria pemberani yang setia, baik hati dan taat kepada agamanya. Gelar Pattimura sebenarnya adalah gelar yang disandang oleh seorang Patti Besar keturunan bangsawan alifuru pada pemerintahaan bangsa alifuru sehingga, …selengkapnya;

 

KESERAKAHAN dan KEKUASAAN YANG MELANGGAR ADAT

Pada suatu zaman dimana imprealisme barat belum menjajah bumi nunusaku, kehidupan nan damai dirasakan oleh seluruh bangsa alifuru tanpa terkecuali. Kehidupan yang sama pun dirasakan oleh tiga negeri yang terletak di pulau ambon yaitu Tulehu, Molowael dan Tial yang bukan saja negeri bertetangga tetapi juga merupakan tiga negeri kakak beradik, dimana bukan saja hidup rukun dan damai tetapi juga saling berbagi dalam hal apa saja dan juga tidak ada ego sektoral.

Hal ini berbanding terbalik 180 derajat sejak imprealisme barat menaklukan dan menjajah bangsa alifuru, apalagi sejak penjajah menunjuk penguasa baru yang dinilai setia kepada mereka (penjajah) walaupun itu menyalahi hukum adat di setiap negeri-negeri di bumi nunusaku ini. …selengkapnya;

 
Tinggalkan komentar

Posted by pada Desember 31, 2013 in Negeri-Negeri di Maluku

 

UPU LATU AMAN HUSAR

Latu Aman Husar adalah salah satu jabatan pembesaer pada Pemerintahaan Kerajaan Sir atau kerajaan terakhir Bangsa Alifuru yaitu bagaikan jabatan gubernur pada ibu kota sebuah negara. Karena Latu = Pimpinan/Pemimpin, Aman = Negeri/Negara dan Husar = Pusat jadi Latu Aman Husar adalah Pimpinan/Pemimpin Pusat Negara atau Pimpinan/Pemimpin Ibu Kota Negara.

Pada waktu dulu satu keluarga yang terdiri dari bapak, ibu dan satu orang anak perempuan tiba di Nusa Uru, mereka ini berasal dari Tanah Arab. Tujuan mereka ke Tanah Alifuru adalah untuk menyiarkan Agama Islam tetapi sesampai disana Agama Islam sudah berkembang. Keluarga dari Tanah Arab ini tinggal di Puncak Paun satu areal dengan tempat tinggalnya Pangeran Nunusaku. Pada saat mereka tiba di Puncak Paun, Pangeran Nunusaku sedang tidak berada ditempat dan pada saat …selengkapnya;

 

TIGA LEBE DAN SATU TAROLE WASI DI NEGERI TULEHU

Di MALUKU pada zaman KERAJAAN SIR atau KERAJAAN TERAKHIR di MALUKU belum adanya sekolah atau sebuah universitas tetapi bukan berarti BANGSA ALIF’URU tidak bersekolah. BANGSA ALIF’URU adalah sebuah bangsa yang terpelajar karena bersekolah pada zaman itu sama dengan mempelajari ilmu agama dari para pemuka-pemuka agama di pusat-pusat kota seperti PEMERINTAHAAN HUAMUAL, PEMERINTAHAAN ALAKA, PEMERINTAHAAN HITU dan lain-lain di dalam wilayah kekuasaan KERAJAAN SIR tidak terkecuali NEGERI TULEHU. NEGERI TULEHU pada waktu itu menjadi salah satu tempat tujuan calon murid menuntut ilmu agama atau sebagai tempat mengaji bagi orang-orang yang ingin menuntut ilmu. Maka pada akhir abad ke 15 datang dari segala penjuru MALUKU orang-orang yang ingin menuntut ilmu di NEGERI TULEHU sasaran bagi calon murid ini adalah para pemuka agama di NEGERI TULEHU yaitu PANDITA WAKAN, PANDITA LOU dan PANDITA LAIN karena ketiga pandita ini masing-masing mempunyai satu buah nanggar sebagai tempat berjama’ah sekaligus sebagai tempat pengajian. …selengkapnya;

 

MARGA-MARGA YANG ADA DI TULEHU BAGIAN IV

3. KELOMPOK PELENGKAP

• TUASAMU

• LEKASALAISA

• KOTAHATUHAHA

• SARLATA

 

Dikatakan KELOMPOK PELENGKAP karena keempat MARGA ini tidak terlibat dalam KESEPAKATAN MATAWARU dan tidak kebagian Jabatan Utama hanya saja kelompok ini berhak duduk di BADAN SANIRI NEGERI TULEHU.

 

• TUASAMU

MATUANG SAMU atau TUASAMU ini adalah PENGUASA KERAJAAN HUAMUAL dengan gelar LATU SAMU. MATUANG SAMU ini juga merupakan ayah dari PUTERI HUAMUAL atau PUTERI SAMU yang menikah dengan UPU RUHU PUTIH atau AMA LATU EY. Masuknya MATUANG SAMU ke NEGERI TULEHU setelah portugis menaklukan KERAJAAN HUAMUAL dan UPU RUHU PUTIH lah yang membawa keluarga isterinya ini masuk ke NEGERI TULEHU dan sejak saat itu MARGA TUASAMU bernaung dibawah RUAMATU EY. …selengkapnya;

 

MARGA-MARGA YANG ADA DI TULEHU BAGIAN III

2. KELOMPOK AGAMA
• OHORELLA (WAKAN)
• HUNUSALELLA (LOU)
• TUASALAMONY (LAIN)
• LESTALUHU (LATING)

• OHORELLA (WAKAN)
MARGA OHORELLA dengan WAKAN sebagi RUMATAUnya ini adalah salah satu MARGA asli NEGERI TULEHU dan tidak ada MARGA OHORELLA di NEGERI lain selain NEGERI TULEHU. Jabatan yang diemban oleh MARGA OHORELLA di NEGERI TULEHU adalah IMAM UZUR PERTAMA dibawah IMAM BESAR yang mana seandainya IMAM BESAR berhalangan hadir maka IMAM UZUR PERTAMA yang akan menggantikannya untuk memimpin SHOLAT pada waktu itu saja. MARGA OHORELLA dengan RUMATAU WAKAN ini juga terbagi menjadi 2 yaitu :

o OHORELLA
o OHORELLA (WAILATTA)

o OHORELLA
Keturunan MARGA OHORELLA ini adalah keturunan langsung UPU WAKAN yang pernah tinggal di ERY WAKAN dikaki GUNUNG AMAN EY. ERY yang diartikan dengan BAHASA ORANG MALUKU berarti sebuah dusun atau petuanan jadi ERY WAKAN adalah petuanan dari AMAN EY atau salah satu dusun di NEGERI EY yang dihuni oleh segolongan orang dari Rumatau Wakan. …selengkapnya;

 

MARGA-MARGA YANG ADA DI TULEHU BAGIAN II

♦ TEHUHATUELLA (RESSY)

TEHUHATUELLA dengan RUMATAU RESSY sangat sedikit sekali jumlah keturunnya yang ada di NEGERI TULEHU sekarang ini. MARGA TEHUHATUELLA dengan RESSY sebagai RUMATAUnya ini merupakan keturunan dari UPU RESSY atau yang lebih dikenal dengan gelar UPU LATU HARUA dan atau dikenal juga dengan gelar yang lain yaitu UPU KAIHENA. Kalau titilik dengan seksama keturunan laki-laki dari MARGA TEHUHATUELLA yang sebenar-sebenarnya atau keturunan langsung dari UPU RESSY atau UPU LATU HARUA ini sepertinya mereka menyembunyikan jati diri mereka dan tidak memakai MARGA dari moyang mereka ini, entah mengapa mungkin mereka mempunyai alasan yang sangat rahasia. Sedangkan yang sekarang menggunakan MARGA TEHUHATUELLA di NEGERI TULEHU ini harus dipertanyakan keaslian atau bukan asal pakai saja sebab-sebabnya mungkin mereka yang lebih tahu akan hal ini. MARGA TUEHUHATUELLA di NEGERI TULEHU adalah salah satu MARGA asli NEGERI TULEHU dan keturunan ini mempunyai hak menduduki JABATAN ADAT. Sebutan keturunan dari bapaknya yang bermarga TEHUHATUELLA adalah RUMATAU RESSY dan sebutan untuk keturunan dari ibunya yang BERMARGA TEHUHATUELLA adalah MARA RESSY. Ini adalah sebutan adat untuk kedua keturunan ini yang dilindungi oleh ADAT NEGERI TULEHU. …selengkapnya;

 
 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.